Day: July 20, 2021

Inilah Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi

Perekonomian adalah jantung suatu negara. Suatu negara dapat dikatakan sebagai sebuah negara yang maju adalah apabila negara tersebut memiliki tingkat perekonomian yang baik. Begitu pula sebaliknya sebuah negara dikatakan sebagai negara berkembang atau terbelakang karena tingkat perekonomian tersebut lebih rendah dibandingkan negara yang lainnya.

Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan sebuah negara berkembang atau bahkan terbelakang dapat dikategorikan sebagai negara maju apabila mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Oleh karena itulah, pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator bagi setiap pemerintahan atas keberhasilannya memimpin selama masa pemerintahan tersebut.

Pertumbuhan ekonomi yang positif menandakan bahwasanya pemerintahan tersebut mampu mengelola negara dengan baik. Selanjutnya untuk cara menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut.

Cara Menghitung Tingkat Pertumbuhan Ekonomi

Mengingat pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu negara dalam mengelola rakyat dan pemerintahannya. Maka dari itu perlu kiranya mengetahui cara untuk menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi.

Adapun caranya didapat dari nilai PDB atau Produk Domestik Bruto suatu negara pada 2 tahun yang berbeda. Adapun rumusnya adalah sebagai berikut:

(PDBt – PDBt-1)/PDBt-1 x 100%

(Sebagai contoh apabila suatu negara pada tahun 2019 memiliki PDB sebesar Rp. 7.500.000 milyar. Dan pada tahun selanjutnya 2020 negara tersebut memiliki PDB sebesar Rp 8.000.000 milyar. Maka dengan rumus sebelumnya hasil dari hitungan tersebut adalah (Rp 8.000.000 – Rp 7.500.000)/Rp 7.500.000 x 100% = Rp. 500.000/Rp. 7.500.000 x 100% = 6,67 %)

Kenaikan PDB tersebut akan dapat terlihat apabila dihitung lebih dari 2-5 tahun sebelumnya. Apabila presentase tingkat pertumbuhan ekonomi positif maka pada tahun tersebut terdapat peningkatan dari tahun sebelumnya. Namun apabila presentase yang didapatkan negatif maka terdapat penurunan pada PDB dari tahun sebelumnya.

Indikator Pertumbuhan Ekonomi

Seperti yang diketahui, pertumbuhan ekonomi merupakan suatu keadaan ekonomi di negara dalam masa tertentu yang mengarah pada peningkatan bila dibandingkan dengan periode sebelumnya. Keberhasilan peningkatan tersebut didasarkan atas beberapa indikator yang mempengaruh pertumbuhan ekonomi. Apa saja indikator pertumbuhan ekonomi tersebut?

  1. Peningkatan pendapatan rill per kapita

Indikator terkait dengan pertumbuhan ekonomi dapat diketahui dengan berdasar pada pendapatan riil per kapita. Pertumbuhan dianggap mengalami peningkatan bila pendapatan warga negara di sebuah negara mengalami peningkatan setiap tahunnya secara menyeluruh.

  1. PDB atau Produk Domestik Bruto

Acuan lain yang digunakan untuk meninjau pertumbuhan ekonomi suatu negara yakni dengan melihat nilai Produk Domestik Brutonya. Dimana nilai tersebut mewakili pendapatan nasional yang dihitung dari produksi output berbentuk barang maupun jasa. Artinya, pertumbuhan mengalami kenaikan bila nilai PDB naik dibanding dengan sebelumnya.

  1. Berkurangnya angka pengangguran

Indikator lain yang menjadi acuan dalam menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara yakni dengan melihat angka pengangguran yang dilaporkan. Bila ketersediaan lapangan kerja dan kesempatan untuk kerja sedikit, maka otomatis angka pengangguran akan meningkat.

Sedangkan sebaliknya, jika banyak tersedia lapangan pekerjaan dan juga kesempatan untuk bekerja bagi para calon pekerja. Hal tersebut dapat menyerap tenaga yang banyak dan mengurangi angka pengangguran. Ditambah penyerapan yang baik setiap tahunnya dapat berdampak pada produktivitas ekonomi yang semakin meningkat.

  1. Kesejahteraan penduduk

Pertumbuhan ekonomi diukur melalui kesejahteraan dari penduduknya. Hal ini punya hubungan yang cukup erat dengan pendapatan per kapita. Jika produksi suatu barang maupun jasa oleh negara meningkat, maka distribusi pendapatan per kapita juga haruslah secara merata. Pemerataan tersebut nantinya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.